Natal IKAT Tarakan, Merajut Damai dalam Keluarga Besar Toraja

KALTARAONE.COM, TARAKAN – Ibadah dan Perayaan Natal Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Kota Tarakan berlangsung penuh sukacita di Gereja Toraja Kampung Baru, Jumat (9/1/2026). Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24).

Kehadiran Wali Kota Tarakan dr Khairul, M.Kes., menambah semangat ratusan warga Toraja dari berbagai sektor yang hadir dalam perayaan yang diselenggarakan oleh IKAT Sektor Kampung Baru tersebut.

Penasihat IKAT Kota Tarakan, Markus Sakke, menyampaikan momentum Natal dimaknai sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan keluarga, baik keluarga rumah tangga, keluarga sektor, paguyuban, hingga keluarga besar IKAT di tingkat Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara. Perayaan Natal menjadi bukti nyata kasih dan anugerah Tuhan yang menyertai keluarga besar IKAT.

“Begitu indahnya kasih dan anugerah penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita, sehingga malam ini kita boleh merayakan Natal dengan penuh sukacita,” ujar Markus dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi kerja panitia yang dinilai berhasil menyelenggarakan kegiatan dengan baik, bahkan capaian anggaran melebihi estimasi awal. Menurut Markus, hal tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh anggota IKAT, para donatur, serta pemerintah daerah.

“Ini semua adalah karya Tuhan yang diwakilkan melalui kebersamaan kita, baik sebagai anggota, donatur, maupun pemerintah yang hadir bersama kita,” kata Markus.

Atas nama pengurus IKAT Kota Tarakan, Markus menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2025 dan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh keluarga besar IKAT. Ia menekankan bahwa perayaan Natal bersama menjadi sarana silaturahmi yang mempererat hubungan antara anggota, masyarakat, dan pemerintah.

“Dengan Natal bersama ini, kita dapat saling bertemu, bersilaturahmi, dan memperkuat rasa kekeluargaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bismar Sanusi, perwakilan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tarakan yang hadir, turut mengapresiasi kontribusi warga Toraja dalam pembangunan dan menjaga keharmonisan sosial di Tarakan.

“Teman-teman Toraja memiliki kontribusi besar bersama komunitas lain dalam membangun Kota Tarakan,” ujarnya.

Menurut dia, banyak persoalan sosial di Kota Tarakan dapat diselesaikan secara kekeluargaan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antar organisasi kemasyarakatan, termasuk IKAT dan KKSS.

“Kalau bukan kita yang menjaga persatuan ini, siapa lagi? Kita semua adalah bagian dari Kota Tarakan dan punya tanggung jawab bersama membangunnya,” katanya.

Perayaan Natal IKAT Kota Tarakan diharapkan tidak hanya menjadi seremoni keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan kontribusi nyata bagi kehidupan bermasyarakat di Kota Tarakan.